Jumat, Oktober 18, 2019
Beranda Sejarah Sosial

Sejarah Sosial

Perjudian dan Penggerebekan : Dinamika Adu Doro di Surabaya

Adu burung merpati atau adu doro masih kerap ditemui di Surabaya. Jumat 10 Agustus 2018  petugas gabungan dari Polsek Sukomanunggal dan Satpol PP membongkar...

Kebiasaan Aneh Menyabung Ayam

Sabung ayam adalah sejenis permainan adu ketangkasan. Akan tetapi, bidak dalam permainan sabung ayam bukanlah manusia, melainkan ayam jago yang memiliki taji. Perkelahian ayam...

Zona Merah Perbanditan di Tangerang

Kasus begal sadis di Tangerang seakan ditakdirkan abadi. Beberapa bulan yang lalu, polisi setempat berhasil melumpuhkan begal jaringan Cikampek yang terkenal sangat kejam dan...

Silang Sengkarut Premanisme di Jakarta

Jakarta tidak pernah sepi dengan berita kejahatan, kekerasan dan kriminalitas. Aksi kejahatan, tindakan kekerasan dan kasus kriminalitas telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga...

Ekspor-Impor Beras Pangan, Demi Selera Makan Nasi

  Kini, ekspor dan impor beras Indonesia masih jadi polemik. Budaya makan nasi meningkatkan produksi dan permintaan beras. Akibatnya, beras mewarnai sepanjang perjalanan Indonesia. Permulaaan...

Badut Belanda

Spesies manusia Homo Bataviensis bersusah payah membangun kota Batavia yang berulang kali dilanda wabah epidemi ganas (baca juga artikel Homo Bataviensis). Tantangan ekologi menelan...

Gamelan Jawa Mengarungi Gelombang Sejarah

Pujangga Ranggawarsita dalam Pustaka Raja Purwa menginformasikan mengenai  transformasi sosial-budaya masyarakat Jawa dari Hindu-Buddha yang membawa  pengetahuan tentang bunyi, seperti kicauan burung, kuda dan gajah  yang menginspirasi  terciptanya nada pukulan pada alat tertentu semacam kendang, ketipung ataupun  sejenisnya. Baca juga : Perbudakan Modern Gadis-Gadis Cantik Slavia Proses bermain nada melahirkan gamelan Jawa yang mengalami berbagai inovasi  penambahan komponen alat musik pengiringnya. Yang demikian itu terdapat pada reflief  bangunan candi Prambanan, Borobudur ataupun Candi Penataran. Oleh karena itu,  Bambang Yudoyono berani mengklaim bahwa gamelan muncul pertama kali pada sekitar  tahun 326 Saka atau 404 M (Bambang Yudoyono, Gamelan Jawa: Awal-Mula, Makna, dan  Masa Depannya : 24). Bambang Yudoyono yakin gamelan Jawa diciptakan oleh Batara Guru  (nenek moyang atau leluhur manusia Jawa yang dianggap sangat sakti) yang masih dalam bentuk alat musik  Membranofon (alat musik pukul yang terbuat dari kulit sapi atau kambing) pada tahun 227 Saka atau 355 Masehi. Adapun alat musik yang digenggam dan dipukul-pukul mulanya  berbentuk batu. Berdasarkan kajian antrpologis-historis, alat musik Membranofon  merupakan alat musik dasar sebelum terjadinya gamelan Jawa secara...

Homo Bataviensis

Merujuk pada teori Chales Darwin mengenai seleksi alam dan evolusi makhluk hidup, perubahan secara lambat namun pasti berkat proses adaptasi dapat pula dijumpai pada  manusia yang tergolong makhluk hidup. Mengacu pada manusia purba tentu sudah basi,  proses seleksi alam dan evolusi manusia dengan gaya survival dalam teori Darwin dapat  ditinjau dari kehidupan masyarakat Batavia pada abad ke-16 & 17. Dibalik berdirinya kota  Batavia yang megah dengan pujian serta jengah dengan makin terdapat kisah menarik  tentang Homo Bataviensis (Baca juga Lubang Hama dan Rumah Maut: Meneropong  Sejarah Kelam Jakarta Melalui Puisi).   Homo Bataviensis adalah spesies...

Anak Bangsa, Rasa Anak Tiri

Tumpukan koran-koran lama tersimpan dalam gudang perpustakaan yang pengap, berantakan dan berdebu. Seorang mahasiswa sejarah yang berlagak detektif partikelir membuka lembaran-lembaran diary bangsa Indonesia...

Sebab Kepunahan Harimau Jawa

Pohon-pohon tropis menjulang tinggi menghalangi pancaran sinar mentari mencapai permukaan tanah. Menuangkan kisah-kisah tokoh menembus semak belukar rimbun, berpetualang penuh resiko ancaman satwa-satwa liar....

Ikuti Kami

0FansSuka
953PengikutMengikuti
13,900PelangganBerlangganan